Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Miris, Diduga Berbuat Mesum di Puskesmas Perawat dan Bidan Digerebek Warga
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Jenazah Ditandu Sejuah 5 Km, Warga Desak Kepala Puskesmas Campalagian Dicopot

Rabu, 21 September 2022 | 23:51 WIB
  • author Huzair Zainal
Kesal Jenazah Ditandu Sejuah 5 Km, Warga Desak Kepala Puskesmas Campalagian Dicopot
Seorang pria yang mengaku sebagai keluarga pasien yang sedang dirawat merasa terganggu dan berusaha membubarkan aksi, beruntung polisi datang. Foto: iNewsTV/Huzair Zainal

Video ini pun viral di media sosial hingga gelombang aksi unjuk rasa terus dilakukan sejak Selasa (20/9/2022). Pihak puskesmas berdalih, peristiwa pada hari Minggu itu lantaran ambulans yang ada di puskesmas digunakan untuk membawa pasein rujukan. 

Dimana diketahui di Puskesmas Campalagian tersedia 2 unit ambulans namun salah satunya megalami kerusakan, sayangnya saat peristiwa terjadi pihak petuags puskesmas tidak bersedia untuk meminjamkan ambulans untuk membawa jenazah karena ambulans tersebut hanya digunakan untuk pasien. 

Rencananya aksi unjuk rasa akan kembali dilakukan ratusan massa pada jumat nanti dengan mendatangi kantor DPRD Polewali Mandar. Akibat unjuk rasa ini aktivitas dan pelayan di puskesmas sempat terganggu.

Arus lalu lintas jalur trans barat Sulawesi juga sempat dialihkan lantaran di blokade massa selama 3 jam lamanya.

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Rabu, 21 September 2022 - 23:13 WIB oleh Huzair Zainal dengan judul "Buntut Jenazah Ditandu 5 Km, Warga Desak Kepala Puskesmas Campalagian Dicopot | Halaman 2". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.sindonews.com/read/891617/174/buntut-jenazah-ditandu-5-km-warga-desak-kepala-puskesmas-campalagian-dicopot-1663769398/10

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut