Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebelum Meninggal, Dokter Icha Menangis Hadapi Arogansi Oknum Dewan
Advertisement . Scroll to see content

Minimnya Stok Harga Cabai Di Kefamenanu Melambung Tinggi Jelang Tahun Baru

Kamis, 30 Desember 2021 | 11:46 WIB
  • author Abatan
Minimnya Stok Harga Cabai Di Kefamenanu  Melambung Tinggi Jelang Tahun Baru
Harga cabai di pasar baru Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT)

KEFAMENANU,iNews.id - Jelang Tahun Baru 2022, harga cabai di pasar baru Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melambung tinggi. Kenaikan harga ini akibat pasokan cabai yang biasanya didatangkan dari petani lokal maupun luar daerah menipis.

Kenaikan harga cabai dirasakan cukup tinggi karna mengalami perubahan harga dari Rp.10 ribu rupiah perkilogram kini melonjak naik menjadi Rp.50 ribu rupiah perkilogramnya.

Oliva Naif salah satu pedagang Cabai di kota Kefamenanu menjelaskan, kenaikan harga cabai terjadi karna ketiadaan pasokan lombok dari petani lokal karna kondisi permintaan dari luar cukup tinggi. Stok cabai yang dipasarkan hanya bisa didatangkan sedikit dari kabupaten tetangga.

"Harga cabai merah kecil dan cabai merah besar sekarang jual lima puluh ribu kini  karena kita beli dua puluh lima ribu," ungkapnya.


Dirinya juga menambahkan, minimnya stok cabai diwilayah Perbatasan Negara ini karena rata-rata petani cabai yang ada di sekitaran Kabupaten Timor Tengah Utara, lebih memilih mengirim keluar  NTT untuk kebutuhan hari raya.

"Di Jawa kalau minta disini kosong, harga naik," tandasnya.


Kenaikan harga cabai seperti saat ini sudah sering terjadi disetiap tahun jelang hari-hari raya dan hari-hari besar keagamaan.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut