Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Tahun Nikmati Cahaya Pelita, TNI AL Bantu Warga Atapupu Pasang Listrik Baru Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Penyelundupan Belasan Ribu Miras dan Rokok Ilegal dari Singapura Berhasil di Gagalkan TNI AL

Kamis, 14 Juli 2022 | 06:22 WIB
  • author Riana Rizkia
Penyelundupan Belasan Ribu Miras dan Rokok Ilegal dari Singapura Berhasil di Gagalkan TNI AL
TNI AL (Lantamal) XII Pontianak menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras)

"Sebanyak 12.563 botol barang bukti Miras Minuman Mengandung Etanol (MME) dari berbagai merk yang termasuk minuman yang mengandung alkohol golongan C diatas 20 persen dan 49.960 rokok ilegal tanpa cukai diamankan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal XII dengan Tim Kanwil Dirjen Bea Cukai (KDBC) Kalimantan Barat," sambungnya.

Suharto menjelaskan, sejak tanggal 1 Juli 2022, kapal yang membawa barang-barang dari Singapura itu sudah tidak terdeteksi dari tracking yang dilakukan pihaknya maupun Bea Cukai.

"Kemudian pihak TNI AL langsung melakukan antisipasi perketat di 4 titik perairan Kalbar yang memungkinkan kapal tersebut berlabuh, sampai akhirnya penyelidikan dilakukan menuju ke perairan Kabupaten Mempawah dan berhasil diamankan barang tersebut di pesisir pantai daerah Mempawah, namun tidak ditemukan kapal yang membawa muatan tersebut serta tidak ada saksi satu pun alias tak bertuan," ucapnya.

Suharto menjelaskan, barang-barang selundupan tersebut ditumpuk begitu saja di pesisir pantai kawasan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (12/7) kemarin.

“Dugaan sementara modus ini, setelah ditumpuk di pesisir pantai kawasan Kabupaten Mempawah barang tersebut selanjutnya akan diangkut menggunakan truk atau kendaraan sejenisnya,” katanya.

Berdasarkan temuan itu, Suharto menegaskan TNI AL bersama Bea Cukai langsung melakukan penyelidikan terkait kapal serta pemilik barang tersebut.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut