Waduh! Tak Ada Saksi Mata Brigadir J Todongkan Senjata ke Bharada E, Ini Penjelasan Komnas Ham
"Tolong Richard (Bharada E) tolong Ricky, karena ada Ricky satu lagi itu, kemudian Richard ini turun ke bawah dia ketemu dengan Yosua (Brigadir J)," sebutnya.
Karena tidak ada saksi mata lain, Taufan mengatakan bahwa ada kejanggalan pada kronologi yang menyebut kalau Brigadir J awalnya yang melakukan penodongan senjata kepada Bharada E sebagaimana keterangan polisi.
"Jadi keterangan selama ini bahwa Yosua sedang menodongkan senjata. Dalam keterangan mereka ini engga ada peristiwa itu. Makanya banyak sekali yang tidak klop antara keterangan yang disampaikan di awal dengan yang sesudah kami telusuri," ucapnya.
Termasuk, kata Taufan, keterangan awal terkait Irjen Ferdy Sambo yang melakukan tes PCR di luar saat kejadian berlangsung. Taufan menjelaskan, hal tersebut tidak sesuai, karena Ferdy Sambo nyatanya sudah sampai di Jakarta, satu hari sebelum rombongan istrinya tiba dari Magelang.
"Termasuk dulu kita baca berita ketika peristiwa terjadi Pak Sambo sedang PCR di luar kan ternyata engga benar begitu. Pak Sambo sudah datang duluan satu hari sebelumnya. Jadi cerita ini di awal dengan kemudian berkembang atau sebelum ditelusuri itu banyak yang gak klop. Sehingga sebagai penyelidik kami bertanya-tanya ada apa ini begitu. Tentu saja kami tidak mau menuduh sembarangan tapi kami menduga, ada yang tidak logis begitu," sambungnya.
Editor : Stefanus Dile Payong