Safrizal ZA dari Bencana Hidrometeorologi Sumatra ke Bencana Gempa Flores
"Pak Bupati, tolong, Pak didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Setelah itu, tingkat kerusakannya ringan, sedang, berat. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak," ajak Mendagri.
Berdasarkan pengalaman, Mendagri menyebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) termasuk yang sigap dalam menangani persoalan pendidikan di wilayah terdampak bencana. Di depan warga, Mendagri menceritakan pascabencana tanah longsor yang menerjang Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), sebanyak 4.922 sekolah rusak. Namun, saat ini hampir semua bangunan sekolah sudah direhabilitasi dan direkonstruksi.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menitipkan bantuan senilai Rp200 juta kepada masyarakat terdampak gempa, khususnya di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago untuk diteruskan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Saya mungkin mau nitip bantuan untuk Kecamatan Palue. Bapak nanti bantu sampaikan ini [kepada warga terdampak]. Kami ada Rp200 juta, saya serahkan kepada Pak Bupati untuk Palue,” ucap Mendagri kepada Bupati Sikka.
Tito juga meninjau Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik yang dikelola BPBD Kabupaten Sikka. Mendagri mengapresiasi atas manajemen posko yang dinilai sangat baik, detail, dan komprehensif dalam menyajikan data kebencanaan. Sistem ini dinilai mendukung koordinasi lintas sektor serta pengambilan keputusan cepat di lapangan.
“Pengelolaan posko yang solid dan data yang terintegrasi adalah kunci dalam respons cepat tanggap darurat. Kami mendorong BPBD dan seluruh unsur Forkopimda di Sikka untuk mempertahankan koordinasi yang baik ini, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan mengingat potensi gempa susulan yang masih ada,” ajak Safrizal ZA.
Manusia tidak bisa mencegah bencana gempa bumi, namun manusia bisa melakukan mitigasi bencana gempa bumi dengan manajemen bencana serta membentuk ketangguhan masyarakat sadar bencana. Dari lima hari bersama Mendagri di NTT, ada pelajaran bagi pemerintah yakni kehadiran ke lokasi bencana dalam waktu secepat-cepatnya adalah bentuk kehadiran negara bersama warga yang sedang berduka cita, empatik dan simpatik kepada mereka yang sedang dirundung bencana
Editor : Suriya Mohamad Said