Kalahkan 1.000 Sekolah di Asia, SMP IL Kapten Fatubaa Belu Juara AIA Healthiest Schools 2026
Kemenangan ini terasa sangat emosional mengingat SMP IL Kapten Fatubaa merupakan sekolah yang berada di wilayah perbatasan terpencil di Indonesia. Bayangkan saja, demi bisa belajar, para siswa di SMP ini harus berjuang menempuh perjalanan sejauh 12 kilometer melewati jalanan berbatu, hingga bertaruh nyawa menyeberangi sungai selebar 48 meter tanpa fasilitas jembatan.
Selain keterbatasan infrastruktur jalan, SMP ini juga dihadapkan pada rendahnya literasi lingkungan, krisis air bersih, serta tumpukan limbah kulit pisang dari Gerakan Makan Sehat sekolah yang tidak terkelola. Berangkat dari masalah nyata itulah, para siswa dan guru SMP ini memutar otak hingga melahirkan gerakan bernama Huka Upcycling Project (HUP)—diambil dari bahasa Tetun Hudi Kakun yang berarti kulit pisang.
Melalui filosofi "from waste to wonder", SMP ini menyulap kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, yaitu Huka Ice Cream, Huka Compost Fertiliser, dan Huka Liquid Fertiliser. Proyek ini merangkul semua mata pelajaran mulai dari sains, keterampilan praktis, hingga Bahasa Indonesia, agar para siswa di wilayah perbatasan memiliki jiwa wirausaha dan percaya diri yang tinggi.
Kini, produk buatan anak-anak SMP perbatasan tersebut sudah didistribusikan ke dapur sekolah, NTT Mart, koperasi lokal, hingga dibagikan ke para petani lokal dan masyarakat lintas batas di Timor-Leste. Ke depan, SMP IL Kapten Fatubaa menargetkan untuk mengurus sertifikasi BPOM, mematenkan produk, serta menularkan formula sukses ini ke sekolah-sekolah lain di Indonesia.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar