get app
inews
Aa Text
Read Next : Breaking News! Kebakaran Rumah di Atambua NTT, Bocah 3 Tahun Tewas Terjebak Kobaran Api

Diwarnai Adu Mulut Lapak Liar Seputaran Pasar Baru Atambua di Bongkar Paksa Petugas Disperindag

Rabu, 15 April 2026 | 19:45 WIB
header img
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten belu Tertibakn pasar baru Atambua. (FOTO : iNews TV / Evan Payong)

ATAMBUA,iNewsBelu.id - Diwarnai aksi adu mulut dengan petugas  ratusan lapak pedagang kaki lima di Samping Pasar Ikan dan sepanjang bahu jalan pasar rakyat kota Atambua Kabupaten Belu NTT terpaksa di bongkar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten belu dan Satpol PP.  Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk penataan kota agar menjadi lebih baik dan terhindar dari kemacetan.

Ratusan lapak pedagang kaki lima yang menempati bahu jalan dan area lahan kosong samping pasar ikian dan daging hari ini di bongkar paksa oleh petugas.  meskipun sempat mendapat perlawanan dari para pedagang namun tidak menghentikan langkah para petugas untuk membongkar semua bangunan lapak.

Para pedagang yang tidak terima dengan pembongkaran ini melalkukan aksi protes dan sempat terjadi adu mulut dengan para petugas para warga ini menolak untuk di pindahkan ke dalam pasar karena minim pembeli dan mereka merasa merugi. 

Kepala Dinas Perindag Kabupaten Belu Vincent. K.  Laka mengatakan pembongkaran ini karena suasana pasar semakin hari semakin semerawut dan menyebabkan antrian panjang karena para pedagang berjualan di pinggir jalan,  oleh karena itu kita berkomitmen dengan dibantu satuan Polisi Pamong Praja kita lakukan pembongkaran hari ini dan unutk semua pedagang akan kita pindahkan ke dalam pasar karena banyak lapak yang kosong  jika tida bisa menampung maka kita akan bagi sebagaian ke pasar rakyat lolowa. 

"Iya hari ini kita lakukan pembongkaran awal di lokasi samping pasar ikan ini dan para pedagang akan kita pindahkan ke dalam lapak pasar yang sudah dibangun, jika tidak menampung kita akan pindahkan sebagian lagi ke pasar lolowa," Ungkap Vincent.

Editor : Stefanus Dile Payong

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut