Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Berbeda Dengan Kompol Cosmas Sopir Rantis Brimob Disanksi Demosi 7 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News! Hasil Autopsi Kepala Bank: Tewas Dihantam Benda Tumpul, Luka di Leher dan Dada

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:44 WIB
  • author Ryan Rizky Roshali, Evan Payong
Breaking News! Hasil Autopsi Kepala Bank: Tewas Dihantam Benda Tumpul, Luka di Leher dan Dada
Ilustrasi autopsi jenazah. (Foto: MPI )

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan hasil autopsi jenazah MIP (37), kepala kantor cabang pembantu (KCP) salah satu bank di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. MIP merupakan korban penculikan dan pembunuhan. 

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen dr Prima Heru Polisi mengatakan MIP tewas akibat dihantam benda tumpul.

“Ditemukan tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban. Luka-lukanya bagian dada dan leher, (akibat) benda tumpul. Betul (kematian akibat benda tumpul,” kata Prima di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025).

Dia menambahkan, luka benda tumpul tersebut menimbulkan tekanan pada bagian tulang leher dan dada korban. Akibatnya, korban kekurangan oksigen hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

“Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernafas,” jelas Prima.

Sebelum ditemukan tewas di kawasan Bekasi, MIP diduga diculik di parkiran pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Rekaman CCTV di lokasi memperlihatkan dugaan penculikan korban.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 38 detik itu, korban disekap sejumlah orang. Dia lantas dimasukkan ke dalam mobil berwarna putih. 

Semula, korban tampak hendak masuk ke dalam mobil berwarna hitam miliknya. Mendadak, sejumlah orang keluar dari dalam mobil putih yang terparkir persis di samping kendaraan korban. 

Korban lantas disekap sejumlah orang yang keluar dari dalam mobil putih itu.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut