Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Protes Jalan Rusak Selama 25 Tahun Warga Desa Lewopao Flotim Tanam Pisang dan Bakar Ban di Jalan
Advertisement . Scroll to see content

Buruknya infrastruktur Jenazah Pendeta Ditandu Sejauh 30 Km Menyeberangi Sungai dan Jalan Berlumpur

Kamis, 20 Juli 2023 | 19:27 WIB
  • author Nasruddin Rubak, Evan Payong
Buruknya infrastruktur Jenazah Pendeta Ditandu Sejauh 30 Km Menyeberangi Sungai dan Jalan Berlumpur
Jenazah seorang pendeta, Darma warga Kampung Baru, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus ditandu sejauh 30 km melintasi jalan berlumpur dan menyeberangi sungai. Foto/iNews TV/Nasruddin Rubak

LUWU UTARA, iNewsBelu.id  - Buruknya infrastruktur di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mengakibatkan warga harus berjalan kaki sambil menandu jenazah seorang pendeta sejauh 30 km. Warga yang membawa jenazah tersebut, harus melintasi jalan berlumpur dan menyeberangi sungai.

Pendeta yang diketahui bernama Darma tersebut, merupakan warga Kampung Baru, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara. Pendeta tersebut meninggal dunia di Kota Makassar, dan berwasiat untuk dimakamkan di tanah kelahirannya di Kecamatan Seko.

Keluarga pendeta tersebut, akhirnya membawa jenazah dari Kota Makassar, menggunakan ambulans. Namun, akibat buruknya infrastruktur jalan, ambulans hanya bisa sampai di wilayah Kecamatan Sabbang, dan harus dilanjutkan dengan ditandu sambil berjalan kaki ke Kecamatan Seko, sejauh 30 km.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut