Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Culik dan Bunuh Kepala Bank, 15 Orang Ditangkap Polda Metro Jaya
Advertisement . Scroll to see content

Astaga, Minuman Dicampur cun RObat Penenang Cara Mbah Slamet Habisi Korban

Rabu, 05 April 2023 | 22:02 WIB
  • author Anicolha, Evan Payog
Astaga, Minuman Dicampur cun RObat Penenang Cara Mbah Slamet Habisi Korban
Petugas menggali kuburan yang diduga lokasi pemakaman jenazah korban dukun pengganda uang di Banjarnegara. Dalam aksinya pelaku menggunakan cara memberi minum racun dicampur obat penenang. Foto: Istimewa

BANJARNEGARA, iNewsBelu.id  - Pembunuhan keji yang dilakukan Mbah Slamet atau Tohari , dukun palsu penggandaan uang di Banjarnegara , Jawa Tengah berhasil dibongkar jajaran polisi setempat. Dalam menghabisi korbannya, dukun palsu itu memberi minuman beracun yang dicampur obat penenang. 

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto dalam press release mengemukakan, dalam aksinya, Slamet Tohari bekerja sendiri Desa Balun, Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. “Dalam menghabisi korban-korbannya Slamet Tohari mengunakan racun yang dicampurkan dengan obat penenang di dalam air minum,” bebernya.

Pemberian minuman racun itu kata kapolres dilakukan saat pelaksanaan ritua pengadaan uang yang dimulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai.

Menurutnya, racun yang diberikan pelaku kepada korban-korbannya bekerja begitu cepat sehingga korban tidak bisa berbuat banyak. “Korban yang telah meminum racun tersebut jarak antara 5 menit, korban sudah tidak sadarkan diri atau sudah meningal dunia,” ujarnya. Setelah korban meningal dunia, tersangka Slamet Tohari lalu membuat lubang pada tanah milik pelaku untuk dikuburkan menggukan pacul yang telah disimpan di lokasi.

Setelah mendapat laporan dari keluarga salah satu korban bernama Paryanto (53), warga Kampung Pasar, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan menuju TKP.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut