Selain itu, Suharyanto menyebut sebanyak 2.000 orang lainnya berinsiatif untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri,” ujar dia.
Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.
Pusat gempa berada di koordinat 8.41 LS, 121.39 BT atau 30 kilometer Timur Laut Nagekeo, NTT dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa ini sempat memicu peringatan tsunami.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
