ATAMBUA,iNewsBelu.id - Sebanyak 18 dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu, NTT ramai-ramai mogok kerja sejak Senin lalu, mogoknya para Dokter ini dikarenakan pemotongan insentif oleh Pemerintah Daerah Akibatnya pelayanan terhadap pasien ditutup para pasien yang datang terpaksa pulang dengan ketidakpastian.
Pantau iNews di RSUD Atambua alasan aksi mogok para dokter ini lantaran tunjangan insentif mereka di potong oleh pemerintah Daerah. Namun dampaknya para pasien menjadi telantar karena tak mendapat pelayanan medis.
Terhitung sejak senin lalu sejumlah ruangan poliklinik memang terpantau sepi tanpa ada pelayanan dokter. Para dokter spesialis ini ramai-ramai menyatakan sikap mogok kerja karena tidak ada kepastian dari pemerintah kabupaten Belu.
Mama Icha pasien saraf mengeluh dan kesal lantaran tak adanya dokter di rumah sakit. Mereka sudah datang jauh-jauh mengantre terpaksa harus pulang dengan kekecewaan.
"Hari ini kita datang karena sesuai jadwal pengambilan obat namun katanta tidak ada dokter dan kita disuruh pulang dengan tanpa ada kejelasan," Ungkapnya.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
