Wah ! Komnas HAM : Brigadir J Dapat Ancaman Pembunuhan 1 Hari Jelang Penembakan

Martin Ronaldo, iNews.id
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkap adanya ancaman pembunuhan satu hari menjelang penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Foto/MPI

JAKARTA - Komnas HAM mengungkap adanya ancaman pembunuhan satu hari menjelang penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal tersebut, diketahui oleh Komnas HAM berdasarkan keterangan dari kekasih korban yakni Vera. "Informasi lain yang kami dapatkan dan ini jadi pegangan Komnas HAM sampai detik ini melakukan serangkaian penyelidikan adalah pengakuan dari saudara V, sebenarnya kami nggak mau sebutkan namanya, tapi karena Pak Taufan sudah menyebut namanya, izinkan kami di ruangan ini untuk menyebutkan namanya," ujar Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam kepada wartawan, Senin (22/8/2022).

Anam juga mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi yang cukup rinci terkait kematian Brigadir J dari Vera berdasarkan keterangan yang diperoleh. "Saudara Vera yang itu merupakan pacar dari Yosua, awalnya keluarga bilang ada informasi dari saudari Vera kalau Yosua dapat ancaman untuk dibunuh. Kami tanya Vera di mana sekarang, ternyata Vera di suatu tempat yang kalau dari Muara Jambi ke tempatnya itu 6 jam, akhirnya kami coba komunikasi dengan Vera dan dapat," terangnya.



Editor : Stefanus Dile Payong

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network