get app
inews
Aa Text
Read Next : Gerebek Judi Sabung Ayam 3 Polisi di Lampung Gugur Ditembak Oknum TNI

Keroyok 3 Polisi, 6 Orang Pelaku Ditetapkan Jadi Tersangka

Kamis, 03 April 2025 | 01:01 WIB
header img
Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto memberikan keterangan terkait pengeroyokan yang dialami tiga personel Polsek Tiworo Tengah. (Foto: MPI )

MUNA BARAT, iNewsBelu.id - Polres Muna menetapkan enam tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap tiga polisi di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketiga anggota Polri tersebut dikeroyok di depan Polsek Tiworo Tengah, Senin (31/3/2025) dini hari.

Selain enam warga sipil, dua oknum TNI AD diduga ikut terlibat dalam penganiayaaan yang videonya viral di media sosial. Keduanya sudah diamankan untuk diperiksa di kesatuannya.

Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto mengatakan, para pelaku pengeroyokan personel Polsek Tiworo Tengah akan diproses hukum. Mereka juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami masih mendalami kejadiannya. Selain memeriksa tersangka juga meminta keterangan korban. Jika terbukti bersalah maka diproses hukum," ujar Kapolda, Selasa (1/4/2025)

Sementara terkait dugaan keterlibatan oknum TNI, Kapolda menyebut masih berproses di instansi masing-masing.

"Kami masih belum tahu dan percayakan ke masing-masing instansi. Danrem suda sampaikan jika anggota bersalah akan diproses hukum di internal," ucapnya.

Saat ini kasus pengeroyokan tersebut ditangani kepolisian dan TNI untuk memastikan proses hukum berjalan transparan sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, rekaman video tiga polisi dikeroyok sejumlah warga sipil dan dua oknum TNI viral di media sosial. Mirisnya, aksi pengeroyokan ini terjadi di depan kantor polisi tepatnya di Polsek Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam video yang beredar memperlihatkan tiga anggota Polsek Tiworo Tengah dikeroyok sejumlah orang. Diduga pelaku penganiayaan merupakan dua anggota TNI AD dan enam warga sipil. Peristiwa ini terjadi saat malam Takbiran perayaan Idul Fitri 1446 H.

Informasi yang dihimpun iNews, kejadian bermula saat anggota Polri melakukan pengamanan malam takbiran. Sejumlah warga didapati menggeber-geber motor di depan kantor Polsek setempat.

Ketika petugas mencoba mengamankan mereka, situasi berubah menjadi ricuh berujung aksi pemukulan terhadap beberapa polisi. Dalam insiden ini, tiga polisi mengalami luka-luka akibat dikeroyok.

Editor : Stefanus Dile Payong

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut