Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati Buka Suara Terkait BBM, Kalau Tak Dinaikkan Lalu Situasi Jadi Sulit, Bagaimana?
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Terjadi Penularan Lokal Omicron

Kamis, 16 Desember 2021 | 18:44 WIB
  • author Dile Payong
Jokowi Ingatkan Jangan Sampai Terjadi Penularan Lokal Omicron
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers mengenai Omicron masuk Indonesia. (Foto akun Youtube Sekretariat Presiden).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan masuknya varian omicron di Indonesia merupakan hal yang tak terelakan. Salah satu karakter omicron adalah penularannya sangat cepat. 

Dia pun memperingatkan agar jangan sampai terjadi penularan lokal varian omicron.

“Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama, berupaya sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas di tanah air. Jangan sampai terjadi penularan lokal,” katanya dalam kon ferensi persnya, Kamis (16/12/2021). Dia mengajak semua pihak untuk berupaya menjaga situasi di Indonesia agar tetap baik. 

“Kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah 1. Jangan sampai itu melonjak lagi,” ujarnya.

Jokowi mengatakan bahwa saat ini harus tetap waspada tapi jangan panik. Pasalnya sampai saat ini belum ditemukan karakter varian omicron yang membahayakan pasien.

“Waspada penting tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik. Sejauh ini varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien. Terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin,” ungkapnya. 

Dia memerintahkan pemerintah daerah (pemda) untuk menggenjot testing dan tracing. Di sisi lain dia juga meminta agar masyarakat dan pejabat negara menahan diri untuk tidak ke luar negeri.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut