JAKARTA - Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Ariyadi Eko Nugroho menyebutkan kebakaran tiga cottage di Putri Duyung Ancol resort berasal dari satu bangunan cottage yang kemudian merembet ke dua bangunan lainnya karena kencangnya angin.
"Ada satu unit di (Paus) 100 itu awal mula munculnya api, karena juga pada sore tadi kondisi angin cukup kencang merembet ke dua unit (cottage) di sebelahnya, tapi dengan kesigapan dari tim damkar dan pihak yang berwenang alhamdulillah kebakaran sudah berhasil ditangani," ujar Eko Nugroho, Minggu (21/8/2022) malam kepada awak media di lokasi depan pintu masuk resort.
Ia menyebutkan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan dapat dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Memang telah terjadi musibah kebakaran di Putri Duyung Cottage Ancol di sore hari ini. Kebakaran terlihat sekitar jam 5 sore namun berhasil dipadamkan jam 6 sore. Kebakaran menimpa tiga unit Cottage yang ada di Putri Duyung," ungkap Eko Nugroho.
Lebih lanjut terkait penyebab kebakaran kata Eko masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
"Dan kebakaran ini tidak ada korban jiwa, untuk penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang," terang Eko Nugroho.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Ariyadi Eko Nugroho menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran sejumlah bangunan cottage (penginapan) Putri Duyung Resort di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (21/8/2022) sore.
"Mengenai kebakaran yang terjadi di Putri Duyung Ancol sore hari, saat ini kondisi sudah padam seluruhnya. Kebakaran menimpa 3 unit cottage. Penyebab Masih belum diketahui dan Masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Eko Nugroho, Minggu (21/8/2022) malam.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Ariyadi Eko Nugroho membenarkan ada tiga cottage di Putri Duyung Ancol terbakar.
Tiga cottage yang terbakar tersebut kata Eko Nugroho adalah cottage nomor 100, 200, dan 300.
Editor : Stefanus Dile Payong