14 Hari Bertugas, 4 Ton Solar Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas dari Upaya Penyelundupan

Evan Dile Payong / iNews TV
4 Ton BBM Jenis solar berhasil digagalkan dari upaya penyelundupan di perbatasan RI RDTL oleh satgas pamtas.( Foto : Istimewa).

ATAMBUA, iNews.id — Gerak cepat setelah 14 Hari bertugas sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan  RI - RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY berhasil menggagalkan 4 ton bahan bakar minyak jenis solar dari upaya penyeludupan ilegal melalui perbatasan.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan untuk penggagalan barang ilegal  tersebut bermula ketika personel melaksanakan patroli malam dan mendeteksi pergerakan mencurigakan di salah satu jalur tidak resmi sekitar wilayah perbatasan. Saat dilakukan pengejaran dan penyergapan, orang yang diduga membawa BBM tersebut berhasil melarikan diri ke arah wilayah Timor Leste.

" Tugas pokok kami adalah menjaga keutuhan bangsa dan Negara kesatuan Republik Indonesia(NKRI) namun selain itu kita kita melakukan pencegahan perbuatan yanv melanggar hukum diantaranya aksi penyelundupan ilegal sepeeti ini," Ungkap Dansatgas.


Penggagalan ini bermula adanya laporan warga terkait adanya aksi penyelundupan menindaklanjuti laporan ink tim kita melalkukan patroli malam dengan kekuatan  enam personel  di bawah pimpinan Danpos Mahen Serma Aan Kristiyanto,.

Tepat sekitar pukul 00.45 WITA, personel berhasil  mendapatkan 27 jerigen berukyram 35 liter  berisi solar yang hendak di selundupkan ke Timor Leste.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perbatasan serta bertindak sesuai prosedur untuk mencegah penyelundupan dan menjaga keamanan masyarakat,” tegas Dansatgas. 

Ia juga menekankan pentingnya pendalaman terhadap temuan tersebut guna memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai asal-usul BBM serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. 

Hingga saat ini, identitas orang yang melarikan diri maupun pihak yang diduga memiliki, mengendalikan, atau menerima BBM tersebut masih belum diketahui sehingga diperlukan langkah tindak lanjut dan koordinasi dengan unsur terkait.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY akan meningkatkan patroli, pemetaan, dan pemantauan terhadap jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan.

"Satgas Pamtas Yonarhanud 14/PWY menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perbatasan RI-RDTL melalui patroli yang terukur, kewaspadaan personel, serta sinergi dengan seluruh unsur terkait," ujarnya.

Editor : Stefanus Dile Payong

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network