Kunjungan di Waidoko dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur, Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Flores Timur ini diisi dengan dialog hangat yang sangat interaktif dengan para masyarakat dan ramah tamah bersama sekitar 50 warga penerima manfaat huntap.
Dalam sesi tanya jawab, banyak dari masyarakat yang menanyakan apakah dengan dimulainya pembangunan hunian tetap ini mereka akan dikenakan biaya atau akan keluar sejumlah uang. Kepala BNPB dengan tegas menjawab keresahan masyarakat bahwa pembangunan ini sama sekali tidak akan membebani masyarakat sedikitpun.
‘’Masyarakat tidak akan dikenakan biaya sama sekali karena ini merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu warganya yang tertimpa bencana, tidak akan ada pungutan dalam bentuk apapun itu kepada masyarakat penerima manfaat hunian tetap. Apabila ada pungutan atau dikenakan biaya maka lapor langsung ke saya saat itu terjadi dan akan saya tindak tegas pelaku nya tanpa pandang bulu," ungap kepala BNPB.
Di lain sisi Kepala BNPB juga menyetujui saran dari warga penerima manfaat yang mengusulkan bahwa untuk angkut material dan logistik pembangunan hunian tetap ini bisa menggunakan berbagai armada truk yang tersedia di lingkungan sekitarnya agar bisa memutar kembali roda perekonomian warga.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
