Melengkapi aspek strategi, Kelompok Ahli BNPP Hamidin menyoroti urgensi geopolitik global. Menurutnya, masa depan perbatasan harus didukung oleh teknologi modern dan kerja sama bilateral yang setara agar masyarakat setempat semakin sejahtera. Senada dengan itu, Satgas Pamtas RI–RDTL turut memaparkan peran TNI dalam membantu kesulitan rakyat di garis depan.
Dekan Fakultas Vokasi Unhan RI, Marsekal Muda TNI Dr. Penny Radjendra, berharap kolaborasi ini memperkaya wawasan mahasiswa logistik militer dalam menghadapi tantangan masa depan. Melalui dialog ini, BNPP ingin menanamkan keyakinan bahwa kawasan perbatasan adalah beranda depan Indonesia yang harus dijaga wilayahnya dan disejahterakan rakyatnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
