LONDON, iNews.id - Benyamin Ahmed, bocah berusia 12 tahun asal London menghasilkan miliaran rupiah dari menjual karya seni berpiksel sebagai token yang tidak dapat dipertukarkan (Non-Fungible Token) dalam dua bulan. Ahmed memiliki banyak hobi, mulai dari coding, renang, badminton, dan taekwondo. Dengan NFT, karya seni dapat dijadikan token untuk membuat sertifikat kepemilikan digital yang dapat dibeli dan dijual. Umumnya mereka tidak memberi pembeli karya seni yang sebenarnya atau hak ciptanya.
Ahmed menyimpan penghasilannya dalam bentuk ethereum. Ini artinya, nilainya bisa naik atau turun serta tidak ada dukungan dari pihak berwenang jika dompet digital tempat Ahmed menyimpan diretas atau disusupi. Teman-teman sekelasnya belum mengetahui kekayaan kripto yang baru ditemukannya. Namun dia telah membuat video YouTube tentang hobinya, coding.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
