BNPP RI melalui PLBN Motaain Dukung Ekonomi Keluarga di Perbatasan Bentuk Kelompok Tenun Ikat
ATAMBUA, iNews.id - Upaya peningkatan ekonomi keluarga terus digaungkan oleh pemerintah mulai dari Pusat hingga ke daerah, hal yang sama juga dilakukan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI (BNPP) melalui PLBN Motaain melalui kearifan lokal tenun ikat.
Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika mengatakan PLBN todak hanya sebagai Pintu perlintasan antar negara namun kehadiran PLBN di Motaain punya peran penting dalam peningkatan ekonomi keluarga, melalui kearifan lokal.
" Pos Lintas Batas Negara merupakan beranda depan negara dan sesuai arahan BNPP RI, keberadaannya harus PLBN juga harus memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Salah satu nya Melalui pembinaan ini tenun ikat sebagai warisan budaya tetapi juga menjadikannya sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan," Kata Fatima.
Fatima menambahkan, keberadaan 45 penenun binaan PLBN Motaain menjadi aset penting dalam pengembangan ekonomi lokal Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana produksi, para perajin diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan memperluas pasar, termasuk hingga ke wilayah perbatasan Timor Leste.
Hari ini kami sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh ketua umum PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian yang sudah hadir langsung berdialog langsung dengan para penenun sekaligus menyerahkan bantuan alat tenun dan mesih jahit ini merupakan dukungan yang sangat baik untuk kami dalam keberlanjutan kelompok tenun ikat yang selama ini di bina oleh PLBN Motaain.
"Terimakasih banyak untuk kunjungan ketua umum PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian yang sudah datang dan menyerahkan bantuan kepada kelompok tenun ini membawa berkat yang sangat baik untuk kami terutama para mama - mama penenun," Katanya.
Oktaviana Hoar ketua kelompok tenun ikat Sarobon menambahkan sangat berterimakasih kepada Pimpinan PLBN Motaain yang sudah mendukung kami ibu- ibu dalam peningkatan ekonomi keluarga melalui tenun ikat.
Kami berharap semoga ini terus berlanjut karena sangat membantu ekonomi keluarga kami apalagi kami yang ada di perbatasan.
Editor : Stefanus Dile Payong