Kisah Haru Siswa di Dusun Woka Flotim NTT, Jalan Kaki 5 Kilo Meter Ke Sekolah
Dirinya juga menambahan jarak yang kami tempuh sejauh lima kilometer setiap harinya meski hanya berjalan kaki kami tetap ceria demi meraih cita- cita. dan untuk kesekolah kami harus berangkat pukul 05 pagi agar tidak terlambat sampai di sekolah.
"Kami jam lima pagi sudah berangkat dari rumah agar tidak terlambat sampai disekolah, kami hanya berharap semoga ada perhatian dari pemerintah dengan membuka jalan agar kendaraan bisa masuk ke kampung kami," ujarnya.
Petrus Doni Uher salah satu orangtua siswa mengatakan dusun kami ini merupakan wilayah di Kabupaten Flores Timur yang belum merasakan adanya kemerdekaan karena, air bersih, jalan dan penerangan listrik tidak ada sejak dari kami lahir sudah 55 tahun sebenarnya apa keslahan kami sehingga kami seakan dilupakan dari pemerintah. untuk anak sekolah ya seperti ini kami setiap hari berjalan kaki perg pulang ya meskipn jauh namun mereka tetap semngat karena ini baik unutk masa depan mereka. sebagai orangtua kami juga merasa kasihan namun kami tidak bisa apa- apa selain memebrikan mereka dukungan.
Woka merupakan sebuah dusun di Desa Kiwangona, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur yang sudah lebih dari 55 tahun tidak pernah mendapatkan sentuhan pemerintah, tidak hanya jalan, namun air bersih serta penerangan listrik juga belum mereka dapat hingga sekarang, bahkan mereka merupakan satu-satunya dusun di kabupaten Flores Timur yag belum merasakan apa itu kemerdekaan.
Editor : Stefanus Dile Payong