get app
inews
Aa Text
Read Next : Hubungannya Tidak Mendapat Restu Orangtua, Ibu Muda Tega Membuang Bayinya Usai Melahirkan

Anak Durhaka, Gegara Tak Diberi uang Anak di Medan Nyaris Bunuh Ibu Kandung

Jum'at, 04 April 2025 | 21:51 WIB
header img
Pelaku yang mengancam akan membunuh ibu kandung karena tak diberi uang saat diamankan di Polsek Medan Area. (Foto: MPI )

MEDAN, iNewsBelu.id - Hanya karena tidak diberikan uang seorang anak nyaris membunuh ibu kandung  di Kota Medan, Sumatera Utara. Mirisnya pelaku merupakan mantan narapidana yang baru bebas bersyarat dari penjara.

Aksi pelaku digagalkan warga usai mendengar keributan di rumah korban. Warga yang emosi dengan ulah pelaku lalu memukulinya hingga babak belur.

Dalam video yang beredar tampak pelaku berinisial FD (42) dipukuli warga sekitar rumahnya di Jalan Panglima Denai Medan. Aksi ini dilakukan warga lantaran mendapati korban mengancam membunuh ibu kandungnya, Kamis (3/4/2025) malam.

Pelaku akhirnya diamankan petugas Polsek Medan Area usai diamuk warga setempat.

Kapolsek Medan Area AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal pelaku kesal usai meminta uang kepada ibunya untuk kali ketiga namun tidak diberikan.

Pelaku memang diketahui kerap menganiaya ibu diduga akibat pengaruh narkoba yang dikonsumsinya. Bahkan pelaku juga pernah menginjak-injak korban namun saat itu sang ibunya enggan melaporkan kejahatan sang anak ke polisi.

"Pelaku ini tercatat sebagai residivis dalam kasus penikaman dengan korban pamannya sendiri," ujar Kapolsek, Jumat (4/4/2025).

Menurutnya, saat ini pelaku berstatus sebagai narapidana bebas bersyarat. Dia dibebaskan dari penjara pada November 2024.

Saat ini pelaku masih diperiksa polisi di Polsek Medan Area. Dia terancam kembali dipenjara karena ulahnya yang mengancam akan membunuh ibu kandung.

Editor : Stefanus Dile Payong

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut