Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Astaga, Ribuan Ekor Ikan Mati Mendadak di Danau Ranau Oku Selatan, Ternyata Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Kehabisan Oksigen 15,2 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Minggu, 21 Mei 2023 | 20:39 WIB
  • author Antara, Evan Payong
Diduga Kehabisan Oksigen 15,2 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah
Sebanyak 15,2 ton ikan keramba mati di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Antara)

LUBUKBASUNG, iNewsBelu.id - Kematian ikan keramba jaring apung di Danau Maninjau terus meluas. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat ada 15,2 ton ikan keramba yang mati karena cuaca. 

"Kematian ikan bertambah di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani sekitar 200 kilogram," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira, di Lubukbasung, Minggu (21/5/2023).

Dia mengatakan, sebelumnya kematian ikan terjadi di Nagari Bayua sekitar 15 ton tersebar di 35 petak keramba jaring apung milik 13 petani pada Senin (15/5/2023). Setelah itu, kematian ikan berlanjut di Nagari Tanjung Sani setelah kejadian di Nagari Bayua.

Akibat kejadian itu, petani mengalami kerugian sekitar Rp380 juta, karena harga ikan tingkat pasaran mencapai Rp25 ribu per kilogram. "Ikan yang mati itu berbagai ukuran mulai berupa bibit dan siap panen," katanya. 

Dia mengakui kematian ikan itu dampak dari angin kencang disertai curah hujan cukup tinggi pada Minggu (14/5/2023). Kondisi itu mengakibatkan terjadinya pembalikan air dari dasar ke permukaan danau, sehingga oksigen berkurang di dasar danau. Setelah itu ikan menjadi pusing dan beberapa jam setelah kejadian itu langsung mati dan mengapung ke permukaan.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut