Harga Tiket Pesawat Selangit, Cek Fakta beserta Tarif Batas Bawah dan Atas dengan Berbagai Rute
JAKARTA, iNewsBelu.id – Harga tiket pesawat terus jadi sorotan karena harganya selangit. Kondisi ini pun dikeluhkan masyarakat Indonesia, terlebih saat ini masyarakat sudah banyak yang melakukan mobilitas tinggi.
Berikut fakta harga tiket pesawat melambung yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (28/8/2022).
1. Disoroti Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memberikan perhatian kepada melonjaknya harga tiket. Bahkan dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar maskapai Garuda Indonesia segera menambah pesawat agar supaya harga tiket pesawat bisa kembali ke harga normal.
Pemerintah dalam hal ini sebagai regulator, sebenarnya sudah melakukan berbagai cara untuk dapat menekan tinggi harga tiket pesawat penerbangan.
2. Jurus Erick Thohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk menstabilkan harga tiket pesawat.
Langkah tersebut dilakukan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar menurunkan harga tiket pesawat yang saat ini melambung tinggi. Sebab, harga tiket pesawat merupakan salah satu komponen penting dalam pengendalian inflasi.
"Kemarin saat Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022 di Istana Negara, Bapak Presiden secara tegas meminta agar harga tiket pesawat dapat distabilkan karena ini penting dampaknya bagi pengendalian inflasi kita," ujar Erick di Jakarta.
3. Siapkan Formula
Erick Thohir mengatakan, BUMN segera bergerak menyiapkan formula untuk menstabilkan harga tiket pesawat.
4. Motor Penggerak
Dia memastikan perusahaan pelat merah tidak hanya bertugas sebagai motor penggerak perekonomian bangsa, melainkan juga harus hadir menjadi penyeimbang tatkala harga pasar tengah mengalami gejolak.
"Kali ini, kita pun harus hadir menjadi penyeimbang pasar dalam menjaga inflasi dan juga membantu masyarakat mendapatkan harga tiket pesawat yang terjangkau," katanya.
5. Pemerintah Disarankan Kasih Insentif
Pemerintah disarankan memberi insentif untuk maskapai penerbangan di tengah mahalnya tiket pesawat. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendorong pemerintah untuk memberikan insentif kepada maskapai penerbangan yang melayani rute perintis.
Adapun dorongan pemberian insentif tersebut, untuk merespons aturan baru Kementerian Perhubungan soal Tarif Batas Atas (TBA) besaran biaya tambahan (Surcharge).
Editor : Stefanus Dile Payong