Seekor Lumba-lumba Mati Mengenaskan Di Perairan Gili Air, Diduga Akibat Ditombak
"Penyebab kematian masih belum diketahui pasti, masih dugaan bekas dari tombak karena ada lubang di samping kanan dan kiri, ada lubang," ucapnya.
Dia mengatakan, pihaknya melakukan penanganan terhadap lumba-lumba yang mati tersebut bersama dengan Yayasan Gili Matra Bersama, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tramena dan Pusat Pelayanan Publik di Gili Air, serta masyarakat setempat.
Penanganan yang dilakukan terhadap mamalia berjenis kelamin jantan tersebut, berupa pengukuran panjang tubuh, yakni mencapai 167 sentimeter, lingkar tubuh 82 sentimeter dan beratnya mencapai 20 kilogram. Petugas bersama masyarakat juga melakukan bedah perut dan mengambil sampel sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan mamalia dilindungi Undang-undang yang terdampar. "Penanganan terakhir yang dilakukan terhadap lumba-lumba itu, yakni dikubur di sekitar pemakaman Dusun Gili Air, sore tadi," ujar Heni.
Editor : Stefanus Dile Payong