Perebutan Tanah Adat 4 Orang Tewas Akibat Baku Tembak

Tim iNews
Pemimpin adat dan putranya tewas dalam baku tembak dengan dua orang yang ingin merebut tanah mereka. (Foto: Ilustrasi/Ist)

MEXICO CITY, iNews.id - Seorang pemimpin adat dan putranya tewas dalam baku tembak dengan dua orang yang ingin merebut tanah mereka. Kedua perebut tanah itu juga dilaporkan tewas.  

Tránsito Melgara yang merupakan pemimpin di Sukatpin, sebuah komunitas Miskito di wilayah Twi Waupasa dan putranya, Terlin Melgara tewas pada Sabtu (21/5/2022). Sebelumnya, mereka tinggal di tanah dekat Pantai Karibia utara, Nikaragua. 

Aktivis lingkungan, Amaru Ruiz yang juga direktur Yayasan Del Río, seperti dikutip dari ABC News, Selasa (24/5/2022) mengatakan, baku tembak itu diprakarsai oleh dua perebut tanah, Gilberto dan David Castro. Ayah dan anak itu dilaporkan juga tewas dalam insiden tersebut. Polisi Nasional Nikaragua belum mengomentari serangan itu.

Ruíz mengatakan, setidaknya 3.000 orang Pribumi telah dipaksa meninggalkan tanah mereka di Nikaragua oleh penjajah sejak 2015. Salah satu korban, Salomón López Smith yang juga pemimpin komunitas Pribumi Mayangna tewas pada Maret. Beberapa serangan pada 2021 menewaskan puluhan orang Miskito dan Mayangna di sekitar Bosawas. Cagar alam tersebut telah dilanda penambangan dan penebangan liar. Aktivis pribumi mengatakan, pemerintah Presiden Daniel Ortega belum berbuat cukup untuk mengatasi masalah di wilayah hutan. Namun hal itu dibantah oleh pemerintah.

Editor : Stefanus Dile Payong

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network