JAKARTA, iNews.id - Presiden RI Prabowo Subianto melantik Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pelantikan itu menggantikan Letjen TNI Suharyanto.
Proses pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya dibacakan keputusan presiden (keppres) terkait pelantikan tersebut.
Keppres tersebut juga mengatur pejabat yang dilantik diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Prabowo kemudian memimpin pembacaan sumpah para pejabat yang dilantik.
"Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," bunyi petikan sumpah yang didiktekan Prabowo.
Usai pembacaan sumpah, dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan.
Sebelumnya, Mayjen Kristomei tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekira pukul 13.08 WIB. Terlihat ia mengenakan seragam dinas lengkap dari TNI.
Kristomei mengaku dihubungi Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya untuk hadir di Istana Negara. Saat disinggung akan menjabat sebagai Kepala BNPB, Kristomei mengaku sebagai prajurit harus siap menerima perintah.
“Sebagai tentara siap perintah,” ujarnya.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
