Veronika mengatakan saat masuk ke ruang IGD, perdebatan antara dua rekannya dengan dokter jaga sudah berlangsung. Dia kemudian mendekati pasien untuk melihat kondisi dan menanyakan prosedur penanganan medis.
"Saat masuk saya berjalan menuju pasien dan melihat kondisinya. Saya menanyakan bagaimana tidak lanjut penanganan pasien, standar pelayanan dan kualitas pelayanan," ucapnya.
Menurut Veronika, tidak lama setelah ketegangan itu terjadi, pihak manajemen RS Leona datang memberikan penjelasan. Dia menyebut dua anggota DPRD yang terlibat dalam perdebatan juga langsung meminta maaf kepada manajemen rumah sakit dan Dokter Icha pada malam itu juga.
Veronika juga menjelaskan pernyataannya soal “panggil wartawan saja” yang ikut menjadi sorotan.
"Terkait perkataan panggil wartawan saja, itu saya maksudkan sebagai usulan percakapan kepada salah satu rekan DPRD agar ada liputan eksternal dan investigatif terkait transparansi dan perbaikan pelayanan kesehatan," ujarnya.
"Jadi sama sekali tidak ditujukan kepada personal pribadi. Selanjutnya dua rekan saya berdiskusi dengan manajemen rumah sakit dan saat itu juga persoalan tersebut telah diselesaikan secara baik," katanya lagi.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
