Pembunuhan itu bermula saat korban memergoki pelaku berinisial YS (16) sedang mencuri di dalam rumahnya.
"Saat itu korban pulang ke rumahnya, namun aksi pelaku dipergoki korban. Dan diduga karena panik, pelaku mengambil pisau dapur di rumah korban dan langsung menusukkan pisau tersebut ke perut korban hingga berdarah," kata Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi, Senin (15/6/2026).
Setelah itu pelaku langsung kabur tanpa membawa barang yang ia curi. Sedangkan korban dalam posisi terluka masih sempat keluar rumah meminta pertolongan warga, dan korban langsung dilarikan warga ke RSUD Muaradua.
"Korban sempat dibawa ke RSUD Muaradua dan ia mengenali pelaku yang merupakan pelajar SMP kelas I, dan korban sempat menjalani perawatan dan akan dirujuk ke Rumah Sakit di Palembang, Namun, pada Kamis (11/6) korban meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah mendapatkan informasi terkait kejadian itu anggota Polsek Buay Pemanca langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.
“Kita langsung lakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti sebilah pisau ditempat kejadian,” kata Redi.
Selain itu, pihaknya juga memeriksa saksi-saksi. Dan sudah mengantongi identitas pelaku dan sempat mendatangi kediaman pelaku.
"Namun pelaku bernama orang tuanya diduga sudah kabur. Saat ini kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami mengimbau untuk segera menyerahkan diri," pungkasnya.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
