Sisihkan Gajinya Untuk Warga, Polisi di NTT Tanam Tomat Jumbo Bantu Ekonomi Masyarakat Kurang Mampu

Evan Dile Payong / iNews TV
Bripka Nasrul Ikhwan Ninong.(Foto : iNews TV / Evan Payong)

ATAMBUA, iNews.id - Peduli dengan kehidupan masyarakat di pelosok Nusa Tenggara Timur seorang anggota Polsek Lasiola Polres Belu
Polda NTT sisihkan gajinya unutk membantu masyarakat membudidayakan varietas tanaman tomat lahurus  di Desa Maneikun,
Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. 

Budidaya yang dilakukan bersama masyarakat ini untuk mendukung perekonomian masyarakat serta melestarikan tanaman ini di ambang
kepunahan.

Seperti inilah aktivitas yang dilakukan Bripka Nasrul Ikhwan Ninong anggota Polsek Lasiolat Polres Belu  yang selalu mengisihkan
waktunya sebagai anggota Polri untuk membantu masyarak dalam bercocok tanam bersama masyarakat Kecamatan Lasiolat Kabupaten
Belu,  kecintaan serta semangat dalam  dunia pertanian menggerakannya untuk membantu perekonomian masyarakat melalui bidang
pertaian  aktivitasnya dalam dunia pertanian mulai ia geluti bersama masyarakat sejak 3 tahun terkahir dengan pengembangan sejumlah
lahan tidur untuk ditanam tomat Jumbo yang sangat di kenal dengan sebutan tomat Lahurus.

Memiliki ukuran yang Jumbo tomat ini berbeda dengan jenis tomat lainnya karena ukuran yang bisa mencapai 1-2 kg perbuah  serta
menjadi komditi khas masyarakat setempat.  

Bripka Nasrul Ikhwan Ninong kepada iNews mengatakan dirininya sangat peduli dengan kehidupan masyarakat setempat oleh karena itu
ditengah kesibukan nya sebagai Anggota Polri dirinya selalu melaungkan waktunya ia mulai masuk ke lahan pertanian untuk bekerja
bersama masyarakat  lahan tomat yang saat ini sedang dikerjakan memiliki luas setengah hektar yang ditanami ribuan pohon tomat
lahurus.

"Ditengah kesibukan kami sebagai kanit sampta di Polsek Lasiolat, saya juga merasa terpanggil membantu masyarakat setempat dalam
membudidayakan tanaman tomat jumbo ini, mungkin lahan kami tidak begtu luas namun kehadiran saya ditengah masyarakat ini
diharapkan bisa menjadi motifasi yang kuat bagi mereka untuk terus bekerja lebih giat untuk menoang kehidupan mereka kedepan,"
ungkapnya.

Sebelumnya lahan ini merupakan lahan tidur yang belum pernah dikelola oleh masyarakat dengan kolaborasi bersama masyaraka Bripka
nasrul berhasil menanami ribuan pohon tomat di lahan seluas setengah hektar  di saat tomat berumur 3 minggu butuh perawatan ekstra
sehingga bisa menghasilkan buah yang berkualitas. Perawatan yang dilakukan seperti penggemburan tanah  pemberian pupuk serta
pemberian air untuk pertumbuhan tanaman  saat mengelola lahan tidur ini  Bripka Nasrul pun mengalami hambatan seperti ketersediaan
bibit tomat pupuk serta air yang menjadi sumber utama pertumbuhan tanaman keterbatsan ini berhasil dilaluinya dengan menyisihkan gaji
untuk membantu masyarakat untukmengelola lahan tomat tak hanya itu ia juga mengedukasi masyarakat untuk menggunakan pupuk
organik yang memiliki banyak manfaat untuk kesuburan tanah dan tanaman.

"Awalnya kita sangat memiliki kendala karena keterbatasan dana dalam penyediaan pupuk dan air namun saya menyisikan sebagian gaji
saya unutk membantu masyarakat agar mereka lebih semangat bekerja," Katanya.

Selama kurang lebih 3 tahun berkarya di bidang pertanian panen tomat yang dihasilkan dijual dan digunakan untuk membantu ekonomi
warga setempat hasil penjualan tomat ini telah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan
keterampilan mereka di bidang pertanian.

Editor : Stefanus Dile Payong

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network