Pupuk Rasa Persaudaraan, 30 Tim Terbaik Belu NTT Ramaikan Turnamen Sepak Bola Fatubaa Cup 1
Selain itu menurut Ketua Komisi 1 DPRD Belu Mundus tita, menambahkan olahraga bola kaki ini merupakan ajang persahabatan yang tiada batas oleh karena itu kepada anak - anak muda yang tergabung dalam 30 tim turmanen jangan mengejar juara tapi bertandinglah yang indah dan penuh dengan persaudaraan biarkan tuenamen kecil ini menjadi motifasi bagi daerah lain di kabupaten belu ini untuk terus menggelar tuenamen - turnamen kecil seperti ini namun punya makna dan arti terbaik.
Hal yang sama juga disampaikan langsung oleh Camat Tasifeto Timur Maximus Loi Mali atas nama pemerintah kabupaten belu kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kami kepada panitia, pemuda, dan seluruh pihak yang telah menghadirkan turnamen ini.
Menurutnya, Fatubaa Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mengembangkan bakat dan membentuk karakter pemain muda.
“Sepak bola adalah olahraga yang mampu mempererat persaudaraan dan mempersatukan masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan nilai-nilai persaudaraan selama pertandingan,” Ungkapnya.
Untuk para pemain memanfaatkan turnamen ini untuk menunjukkan kemampuan dan bakat. Sementara suporter diminta memberikan dukungan secara positif dan tetap menjaga suasana pertandingan agar kondusif.
“Menang boleh, tapi jangan sampai kita kehilangan tali persaudaraan,” pesannya.
Editor: Stefanus Dile Payong