Update Dampak Gempa di Adonara Flotim NTT, 146 Rumah Rusak 20 Warga Luka-Luka
Sekretaris BPBD Flores Timur (Flotim), Ariston Kolot Ola mengatakan, tim di lapangan masih melakukan pendataan karena jumlah kerusakan diperkirakan bisa terus bertambah.
"Benar akibat gempa ratusan rumah warga rusak dan sejumlah warga alami luka-luka. Kerusakan rumah diperkirakan akan terus bertambah karena pihak pemerintah masih terus melakukan pendataan di titik-titik terdampak," ujar Ariston Kolot Ola, Kamis (9/4/2026).
Hingga sore ini, suasana mencekam masih menyelimuti Pulau Adonara. Rentetan gempa susulan yang masih terus terjadi membuat warga trauma dan takut untuk kembali ke dalam rumah.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai membangun tenda-tenda darurat secara mandiri di depan rumah maupun di lapangan terbuka. Mereka memilih bertahan di luar ruangan dengan peralatan seadanya demi mengantisipasi adanya gempa susulan yang lebih besar.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan lokasi yang terdampak gempa berada di Desa Terong Kecamatan Adonara Timur.
Dia mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur telah berada di lapangan untuk melakukan upaya penanganan darurat bencana.
Tim di lapangan sedang melakukan pendataan, monitoring dampak gempa, pendirian tenda pengungsi dan pendistribusian bantuan bagi para warga terdampak.
Editor : Stefanus Dile Payong