get app
inews
Aa Text
Read Next : Israel Serang Rumah Sakit Dengan Bom 15 Orang Tewas Termasuk 4 Jurnalis

Dampak Serangan Israel ke Markas UNIFIL Lebanon 1 Prajurit TNI Gugur 3 Terluka

Senin, 30 Maret 2026 | 16:23 WIB
header img
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB terluka imbas serangan militer Israel ke markas UNIFIL di Lebanon, Minggu (29/3/2026). (Foto: MPI )

Adapun, serangan tidak langsung itu terjadi di sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr. Peristiwa ini terjadi di tengah peningkatan konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL," tuturnya.

Terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X, @Kemlu_RI mengecam keras serangan yang menimpa pasukan perdamaian tersebut. Serta menyerukan agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan.

Luka
"Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," tulis akun @Kemlu_RI.

Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada penjaga perdamaian yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional. Serta berdukacita yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

"Pikiran dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, serta kami mendoakan kesembuhan yang penuh dan cepat bagi personel yang terluka," ucapnya.

Kemlu RI memastikan akan bekerja sama dengan UNIFIL untuk pemulangan jenazah secepatnya. Serta memberikan perawatan medis terbaik bagi prajurit yang terluka.

"Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus sepenuhnya dihormati setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang membahayakan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas," kata Kemlu.

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan Israel dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon. Juga mendesak agar segera menghentikan serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mendorong perdamaian.

"Indonesia tetap menjalin koordinasi erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama," tuturnya.

Editor : Stefanus Dile Payong

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut