Puluhan Tahun Warga Kosumsi Air Hujan, Begini Penjelasan Bupati Flotim
FLORES TIMUR, iNews.id - Belasan kepala keluarga di dusun Woka, Desa Kiwangona, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur( NTT) . Seakan luput dari perhatian pemerintah pasalnya sejak 55 tahun silam warga ini hanya bertahan hidup dengan mengkomsumsi air tadahan hujan. Kondisi ini mereka alami karena tidak ada sumber mata air yang bisa mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan mereka setiap harinya.
Menanggapi hal ini Bupati Flotim, Antonius Doni Dihen kepada iNews mengakui sudah mengetahui kondisi warga ini dan saat ini sedang ditangani oleh Simpul Indonesia.
" Untuk air bersih saat ini sedang ditangani Simpul Indonesia," Kata Bupati Flotim Antonius melalui pesan singkat Whatsapp Jumat siang.
Bupati juga menambahkan untuk persoalan Penerang listrik dirinya berjanji akan segera mengecek ulang kepihak PLN, dirinya juga mangakui sudah meayangkan surat perohonan kepada pihak PLN namun belum juga ada jawaban.
"Untuk PLN akan saya chek lagi, sebagai Bupati sudah melayangkan surat pernohonan namun sampai dengan saat ini belum juga di pasang tidak tau kendalanya dimana," ungkapnya lagi.
Dirinya berharap agar warga bersabar menunggu.
Petrus Doni Uher juga mengatakan terkait dengan jawaban bupati sebagai masyarakat hanya bisa menunggu karena sudah bertahun- tahun kami hanya diberikan janji. kami ini masyarakat kecil di kampung kecil kami mau mengadu kepada siapa kalo bukan kepada pemerintah namun kami seakan dianak tirikan.
"Kesulitan air ini bukan baru pertama kali kami alami bahkan sudah 55 tahun oleh karena itu kami hanya bisa pasrah menunggu,"Katanya.
Dusun Woka merupakan wilayah yang letanya di jantung desa Kiwangona yang di kelilingi 4 desa dianataranya desa Kiwangona, Desa Karing Lamalouk, Desa Tapobali dan Lebunga namun syaang nya wilayah ini jauh dari perhatian pemerintah sejak 55 tahun silam.
Editor : Stefanus Dile Payong