Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bahagia Berujung Duka, Anggota Brimob Tewas Tertimpa Pohon saat Berangkat Naik Pangkat
Advertisement . Scroll to see content

Waduh! Cuaca Buruk Pesawat Batik Air Nyaris Tergelincir di Soetta, Ini Penjelasan Resmi Maskapai

Minggu, 29 Juni 2025 | 10:54 WIB
  • author Ryan Rizky Roshali, Evan Payong
Waduh! Cuaca Buruk  Pesawat Batik Air Nyaris  Tergelincir di Soetta, Ini Penjelasan Resmi Maskapai
Maskapai Batik Air memberikan penjelasan resmi terkait insiden viral pesawat nyaris tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta ( FOTO: MPI )

JAKARTA, iNewsBelu.id - Akibat cuaca buruk Pesawat Batik Air nyaris tergelincir di Bandara Soekarno -Hatta, Tanggerang, Banten, Sabtu (28/06/2025).

Menanggapi insiden jni pihak  maskapai Batik Air memberikan penjelasan resmi terkait insiden viral pesawat nyaris tergelincir di Bandara. Dalam video yang beredar di media sosial, pesawat terlihat mendarat saat kondisi hujan deras, dengan sayap kanan nyaris menyentuh landasan.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan bahwa pesawat dengan registrasi PK-LDJ tersebut memang mendarat dalam kondisi cuaca buruk.

“Berdasarkan hasil pengecekan dan koordinasi dengan tim operasional, diketahui bahwa terjadi peningkatan kecepatan angin dari arah samping (crosswind) saat fase pendekatan ke landasan pacu,” kata Danang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/6/2025).

Menurut Danang, meski terjadi peningkatan kecepatan angin, pendaratan tetap dilakukan sesuai prosedur karena tidak ada batas maksimal (limitasi) kecepatan angin yang dilanggar.

“Arah angin tidak berubah, namun kecepatannya bertambah. Perlu kami sampaikan bahwa secara limitasi (batas maksimal) kecepatan angin, tidak ada yang dilanggar, sehingga pesawat tetap dalam kondisi aman untuk mendarat,” lanjutnya.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut