Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bocah SD di Raja Ampat Papua Diduga Ditembak OTK
Advertisement . Scroll to see content

Tega! Demi Kalung Emas, Uangnya Buat Beli HP Tante di Boltim Tega Penggal Kepala Bocah Ponakannya

Sabtu, 20 Januari 2024 | 23:00 WIB
  • author Risnan Labenjang, Evan Payong
Tega! Demi Kalung Emas, Uangnya Buat Beli HP Tante di Boltim Tega Penggal Kepala Bocah Ponakannya
Aning, tersangka pembunuhan bocah SD di Boltim. (Foto: Ist)

BOLTIM, iNewsBelu.id - Polisi mengungkap kasus penemuan mayat bocah perempuan dalam kondisi kepala terpenggal di Desa Tutuyan III, Kecamatamn Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Utara). 

Pelaku ternyata orang terdekat tak lain tante korban. Identitas korban diketahui berinisial TAM (8) bocah SD kelas III. Pelaku yakni AM alias Aning, istri dari paman korban.

"Untuk pelaku Aning sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka dalam kasus ini satu orang," ujar Kapolres Boltim AKBP Sugeng Setyo Budhi, Jumat (19/1/2024). Hasil pemeriksaan, motif pembunuhan untuk menguasai kalung dan gelang emas yang dikenakan korban. Awalnya tersangka mengajak korban ke kebun lalu mengeksekusinya menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Mengerikannya, pembunuhan yang dilakukan tersangka sangat keji. Dia mendorong korban hingga terjatuh lalu mendindihnya hingga tak bisa bergerak. Setelah itu tersangka menggorok leher keponakannya tersebut sampai putus demi mengambil kalung emas. 

Dari penyelidikan terungkap jika tersangka sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Dia kemudian menjatuhkan kepala dan tubuh korban ke selokan usai aksi kejinya.

"Motifnya untuk mengambil perhiasan korban. Kalung dan gelang itu lalu dijual ke toko emas. Tersangka ini bergaya hidup hedon. Uang hasil curian dibelikan handphone dan cincin lalu popok serta susu untuk bayinya," kata Kapolres. 

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut