Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kalahkan 1.000 Sekolah di Asia, SMP IL Kapten Fatubaa Belu Juara AIA Healthiest Schools 2026
Advertisement . Scroll to see content

Angka Kematian akibat Covid-19 di Belu Meningkat, Sehari 3 Pasien Meninggal

Kamis, 08 Juli 2021 | 09:37 WIB
  • author Stefanus Dile Payong
Angka Kematian akibat Covid-19 di Belu Meningkat, Sehari 3 Pasien Meninggal
Petugas Pemakaman Jenasah pasien Positif Covid- 19 kembali menguburkan Tiga pasien di TPU Covid-19,Masmae (08/07/2021)

TAMBUA, iNews.id - Angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Belu, NTT mengalami peningkatan. Dalam sehari, terdapat tiga pasien Covid-19 yang dirawat di ruangan isolasi RSUD Atambua meninggal dunia.


Kepala bidang pemakaman jenazah Covid-19 Kabupaten Belu Vincent K Laka mengatakan, timnya telah menguburkan tiga jenazah pasien Covid-19. Kamis (8/7/2021) pagi. 
Ketiga pasien tersebut berinisial (1) JS.warga Kelurahan Manuaman, (2) SS Warga pendatang dari luar NTT, dan YKB warga Kecamatan Tastim. Ketiga nya meninggal di Ruang perawatan covid-19, pasien JS dan SS meninggal pada malam tadi dan YKB pada dini hari. 

"Dengan dimakamkan tiga pasien ini, sudah 29 orang yang meninggal karena Covid-19. Mereka kami kuburkan di TPU Covid-19," ujar Vincent, Kamis (8/7/2021

Data sebelumnya, terdapat 18 pasien yang dirawat intensif di ruang perawatan ICU RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua. Namun dengan meninggalnya tiga pasien, yang masih dirawat kini sebanyak 15 orang.


"Untuk masyarakat Belu agar taat protokol kesehatan. Mari bersama pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan,” ucapnya.

Dia menambahkan, satuan gugus tugas diharapkan lebih tegas lagi dengan penegakan aturan sehingga masyarakat bisa taat menjalankan protokol kesehatan.

"Karena hingga sekarang masih terdapat acara-acara pesta di Kota Atambua yang mengabaikan protokol kesehatan," katanya.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut