Ukraina Cemooh Rusia Atas Tuduhan Dibalik Kasus Pembunuhan Darya Dugina
Media independen Rusia Agentstvo mengajukan beberapa pertanyaan terkait peristiwa itu versi FSB, seputar wanita yang diidentifikasi sebagai pembunuh dan mobil Mini Cooper. Media itu bertanya-tanya mengapa dia membawa seorang anak bersamanya dalam misi berbahaya seperti itu dan mengatakan video mobil telah diposting di wilayah Kiev tiga hari sebelum ledakan. Sedangkan mantan anggota parlemen Rusia yang diasingkan Ilya Ponomarev berpendapat bahwa itu adalah pekerjaan kelompok perlawanan Rusia yang kurang dikenal yang disebut Tentara Republik Nasional.
Mantan anggota parlemen yang pindah ke Ukraina mengatakan kelompok itu telah melakukan beberapa tindakan, meskipun tidak ada referensi publik terhadap kelompok itu sebelum peristiwa hari Minggu. Meski begitu, klaim FSB yang dilaporkan secara luas oleh TV pemerintah mendapat dukungan dari komentator pro-Kremlin dan menyerukan balas dendam segera.
Tuntutan balas dendam Rusia datang saat Ukraina bersiap untuk menandai 31 tahun kemerdekaan pada Rabu, yang bertepatan dengan enam bulan sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan bahwa Rusia meningkatkan upaya untuk menyerang infrastruktur sipil Ukraina dan fasilitas pemerintah.
Kekhawatiran akan serangan Rusia yang meningkat telah mendorong Kiev untuk melarang acara publik sementara kota Kharkiv telah memberlakukan jam malam mulai pukul 16:00 waktu setempat.
Editor : Stefanus Dile Payong