Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Datangi KPK, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Didampingi 3 Jenderal, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Astaga! Deolipa Yumara : Ada Pesan Jenderal Minta Cabut Kuasa Hukum Bharada E

Minggu, 14 Agustus 2022 | 05:42 WIB
  • author muhammad farhan
Astaga!  Deolipa Yumara : Ada Pesan Jenderal Minta Cabut Kuasa Hukum Bharada E
Deolipa Yumara membeberkan pencabutan sebagai kuasa hukum Bharada E. (Foto MPI).

AKARTA, iNews.id - Deolipa Yumara menduga pencabutan dirinya sebagai kuasa hukum Bharada E karena ada intervensi seorang jenderal. Dia pun menunjukkan bukti pesan singkat via aplikasi whatsApp. 

"Di dua PH (penasehat hukum) Bharada E itu ngomong terlalu banyak masuk ke materi, (terutama) dalam bicara ke media. Kalau dia gak bisa manut, cabut kuasanya," ujar Deolipa saat membacakan isi pesan WA kepada wartawan di depan kediaman pribadinya, Depok, Sabtu (13/8/2022). 

Namun dia tidak tahu identitas pesan lanjutan atau forward yang didapatkannya. Dalam pesan tersebut ada 'siap jenderal'. "Saya nggak tahu dari siapa. Tapi ada ucapan, siap jenderal," tutur Deolipa. 

Saat ditegaskan pesan singkat itu dari siapa, Deolipa hanya menjelaskan bahwa sang pengirim adalah orang baik di Kepolisian.  "Pokoknya yang mengirimkan pesan itu ke saya, dia orang baik," terang Deolipa. 

Dalam kasus ini, Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus sopir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal.  Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak-menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut