Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Ukraina, 300 Tentara Chechnya Dikerahkan Bantu Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Waduh! Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina

Kamis, 28 Juli 2022 | 20:35 WIB
  • author Syarifudin
Waduh! Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Foto/tass

Baru bulan ini, dia memperingatkan Kiev tentang "Hari Penghakiman" jika mereka menyerang Krimea dan mengungkap daftar "dosa-dosa Rusia," yang diyakini orang-orang Barat. Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.

Protokol, yang ditengahi Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko sejak itu mengakui bahwa tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.” Pada Februari 2022, Kremlin mengakui Republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut