PVMBG meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki tidak beraktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Larangan tersebut juga berlaku bagi pengunjung dan wisatawan. Imbauan itu dikeluarkan untuk menghindari potensi bahaya erupsi. Warga diminta tetap mematuhi arahan pemerintah daerah dan petugas terkait.
PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang. Warga diimbau tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Koordinasi juga dapat dilakukan dengan PVMBG Badan Geologi di Bandung.
Selain bahaya erupsi, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan. Potensi tersebut dapat terjadi pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung apabila hujan turun dengan intensitas tinggi. Sejumlah daerah yang diminta meningkatkan kewaspadaan yakni Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
