Waduh! Dinilai Bantu Rusia, Sejumlah Perusahaan Iran Kena Sanksi dari AS

Umaya Khusniah
Menteri Luar Negeri, Antony Blinken. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan Iran. Korporasi itu dituduh mengoordinasikan penerbangan militer untuk mengangkut pesawat tak berawak Iran ke Rusia.  

Selain perusahaan tersebut, ada juga tiga korporasi lain yang dikatakan terlibat dalam produksi pesawat tak berawak Iran.

Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan mengatakan perusahaan yang dimaksud yakni Layanan Bandara Safiran yang berbasis di Teheran. AS menuduhnya mengoordinasikan penerbangan militer antara Iran dan Rusia, termasuk yang terkait dengan pengangkutan drone, personel, dan peralatan pendukung.

 

Sementara itu perusahaan yang dituduh terlibat dalam penelitian, pengembangan, produksi, dan pengadaan drone Iran yakni Paravar Pars Company, Design and Manufacturing of Aircraft Engines dan Baharestan Kish Company.  

"Militer Rusia menderita kekurangan pasokan besar di Ukraina, sebagian karena sanksi dan kontrol ekspor, memaksa Rusia untuk beralih ke negara-negara seperti Iran untuk pasokan dan peralatan," kata Menteri Luar Negeri, Antony Blinken pada Kamis (8/9/2022).  

Dia menambahkan, AS akan minta pertanggungjawaban mereka yang mendukung Rusia dalam invasi ke Ukraina.

Editor : Stefanus Dile Payong

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network