Sergei Lavrov Bantah Tuduhan Rusia Menjadi Penyebab Krisis Pangan Global.

Anggie Ariesta
Menlu Rusia Sergei Lavrov menolak klaim negaranya menjadi penyebab krisis pangan global. Foto: Reuters

Mesir adalah konsumen besar gandum Ukraina. Pada 2019, negara itu mengimpor 3,62 juta ton, lebih banyak dari negara mana pun.  Namun dalam artikelnya, Lavrov menolak tuduhan, Rusia 'mengekspor kelaparan' dan menyalahkan propaganda Barat. Dia menambahkan, sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia telah memperburuk kecenderungan negatif di pasar makanan internasional yang berasal dari pandemi virus corona.  Lavrov berusaha meyakinkan negara-negara Afrika, mereka lebih baik berpihak pada Rusia daripada Barat. Namun sebagian besar negara ada keengganan untuk berpihak pada perang di Ukraina. Perang memiliki dampak yang menghancurkan, memicu konflik di Afrika dan menghentikan pembangunan. Saat ini, yang menjadi perhatian terbesar adalah melonjaknya harga makanan dan bahan bakar. Lebih dari 40 persen gandum Afrika berasal dari Rusia dan Ukraina. Beberapa pemimpin Afrika akan menyadari ketika orang tidak mampu makan, posisi mereka sendiri dalam kekuasaan menjadi kurang aman.



Editor : Stefanus Dile Payong

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network