Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Dasyat Flores Terus Bertambah Menjadi 75 Orang
Advertisement . Scroll to see content

20 Bangunan Rusak, 1 Warga Terluka Dampak Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT

Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:05 WIB
  • author Zakky Mobarok
20 Bangunan Rusak, 1 Warga Terluka Dampak Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya  NTT
Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10/2026).

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,1 yang mengguncang kawasan, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan satu orang luka ringan, dan sejumlah rumah warga serta fasilitas sekolah mengalami kerusakan pada, Minggu (4/10/2026). 

"Kerusakan di beberapa wilayah pada kategori kerusakan sedang dan juga diinformasikan ada satu orang luka ringan. Kerusakan tersebut ada di wilayah Perokonda, ada di SD Islam dan dua rumah warga," kata Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teguh Rahayu, dalam konferensi pers, Minggu (4/10/2026).

Teguh menambahkan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan. Getaran gempa bumi ini berada pada tingkat intensitas IV hingga VI MMI di sejumlah wilayah:

​Skala VI MMI: Dirasakan di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi (Sumba Barat Daya). Pada skala ini, getaran dirasakan oleh semua penduduk hingga membuat sebagian besar warga terkejut dan berlarian keluar rumah.

Skala IV MMI: Dirasakan di Kota Tambolaka, Kota Waikabubak, Kota Waibakul, dan Kota Raba (dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah).

​Skala III MMI: Dirasakan di Kota Bima (getaran terasa nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk yang sedang berlalu).

Gempa dapat dirasakan pada skala IV hingga VI MMI," kata dia. 

Sementara itu, Plh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan menyebut, hingga pukul 8:05 WIB pagi tadi, hasil monitoring BMKG mencatat adanya 62 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershop dengan rentang kekuatan magnitudo 1,5 hingga magnitudo 4,3.

"Hingga pukul 8:05 WIB pagi tadi, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 62 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershop dengan rentang kekuatan magnitudo 1,5 hingga magnitudo 4,3," ucapnya.

Dia turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati serta tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat di pertanggungjawabkan.

​"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Tetap tenang dan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari saluran komunikasi resmi BMKG," tuturnya.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut