Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terus Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 2.5 Km Pagi ini
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Lewotolok di NTT Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Tebal Setinggi 800 Meter

Senin, 21 September 2026 | 16:34 WIB
  • author Tim iNews
Gunung  Lewotolok  di NTT Kembali  Erupsi, Abu Vulkanik Tebal  Setinggi 800 Meter
Gunung Ili Lewotolok erupsi pada Senin (21/9/2026) pukul 12.23 WITA. Kolom abu setinggi sekitar 800 meter teramati mengarah ke barat dan barat laut. (Foto: iNews TV/Joni Nura)

LEMBATA, iNews.id - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi pada Senin (21/9/2026) siang. Kolom abu teramati membumbung sekitar 800 meter di atas puncak gunung dengan warna kelabu dan intensitas tebal.

Erupsi Gunung Ili Lewotolok terjadi pada pukul 12.23 WITA. Kolom abu teramati bergerak ke arah barat dan barat laut.

Berdasarkan laporan pengamatan gunung api, erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 29 detik. Tinggi kolom letusan mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau sekitar 2.223 meter di atas permukaan laut.

"Terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok pada hari Senin, 21 September 2026, pukul 12:23 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 800 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi, Senin (21/9/2026).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, dan wisatawan untuk tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya.

Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok serta radius 3 kilometer pada sektor selatan dan tenggara.

Warga juga diminta mewaspadai potensi guguran atau longsoran lava serta awan panas yang dapat mengancam sektor selatan dan tenggara, barat, serta timur laut Gunung Ili Lewotolok.

PVMBG mengingatkan masyarakat di sekitar gunung menggunakan masker untuk melindungi mulut dan hidung dari paparan abu vulkanik. Warga juga disarankan menggunakan perlengkapan pelindung mata dan kulit serta menutup tempat penampungan air bersih.

Masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung api.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut