Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kembali Bertambah Lagi Korban Tewas Gempa M7,7 Flores NTT, Tembus 72 Orang
Advertisement . Scroll to see content

1.725 Paker Sembako Bantuan Presiden Tiba di Maumere, untuk Warga Terdampak Gempa Dasyat Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:43 WIB
  • author Evan Dile Payong / iNews TV
1.725 Paker Sembako Bantuan Presiden Tiba di Maumere, untuk Warga Terdampak Gempa Dasyat Flores
Bantuan paket sembako dari Presiden tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8). (FOTO : Istimewa.)

MAUMERE, iNews.id – Bantuan logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu  (16/8). Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah NTT.

Sebanyak 1.725 paket sembako diterbangkan menggunakan pesawat Hercules dan mendarat di Maumere. Bantuan tersebut selanjutnya direncanakan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di dua wilayah, yakni 1.000 paket untuk Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi bagian dari strategi percepatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi wilayah terdampak yang membutuhkan dukungan logistik secara cepat dan terkoordinasi.

Selain melalui Maumere, pada pengiriman yang sama bantuan sembako juga tiba di Labuan Bajo sebanyak 3.200 paket untuk didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. Dengan demikian, total bantuan sembako yang dikirim melalui pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus mencapai 4.925 paket.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana distribusi 50.000 paket sembako untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT. Setelah pengiriman tahap awal, masih terdapat 45.075 paket sembako yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan di lapangan.

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan. Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pangan, menjadi salah satu prioritas dalam fase awal penanganan darurat.

Distribusi logistik juga akan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di masing-masing kabupaten terdampak sehingga bantuan yang dikirim dapat tepat sasaran dan mendukung percepatan penanganan bencana.

Langkah ini sejalan dengan strategi penanganan darurat BNPB yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu fokus utama pada fase awal operasi, sekaligus memastikan rantai pasok bantuan berjalan secara efektif dari pusat hingga ke wilayah terdampak.


Berton SP Panjaitan, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


Facebook : @InfoBencanaBNPB
Twitter : @BNPB_Indonesia
Instagram : @bnpb_indonesia
Youtube : BNPB Indonesia dapat langsung dieksekusi.

“Saya mohon tidak usah menunggu sampai tanggap darurat selesai. Silakan mulai didata secara paralel. Begitu sudah jelas, segera kita tetapkan pembangunan, jangan sampai pendataan sekali lagi berlarut-larut," imbaunya.

Mendukung kelancaran distribusi logistik ke daerah terisolasi, pada poin ketujuh Kepala BNPB mengordinasikan pengerahan alutsista lintas lembaga, termasuk armada helikopter dan kapal laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB. Seluruh alutsista udara dan laut ini difokuskan penuh untuk menembus titik-titik tersulit demi mengangkut bahan pangan, selimut, dan tenda pengungsian.

“Dari TNI ada 4 helikopter dan kapal laut, Basarnas mengerahkan kapal dan pesawat, serta BNPB 2 pesawat sayap lebar dan 1 helikopter. Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik," ungkapnya.

Sebagai poin penutup, Kepala BNPB menginstruksikan pengoperasian Media Center resmi yang menggelar press briefing rutin setiap sore pukul 17.00 WITA. Kehadiran media center ini ditujukan untuk menyajikan pembaruan data secara transparan dari hari ke hari (day-to-day) sekaligus meredam simpang siur informasi dan disinformasi di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini setiap sore jam 17.00 WITA, Media Center mulai beroperasi memberikan informasi _day-to-day_. Apa yang sering terjadi terkait simpang siur informasi di lapangan bisa kita minimalkan dengan memberikan informasi resmi setiap sore," tutup Suharyanto.

 

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut