get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Pakai Helm saat Diboncengkan Naik Motor, Pelajar di Belu Terjaring Razia Satlantas

Dicari Seharian Wanita Muda Warga Tastim Belu Ditemukan Tewas di Kali

Senin, 10 Agustus 2026 | 09:35 WIB
header img
Aparat kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mayat perempuan warga dusun Oeoan, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.(Foto: Evan Payong / iNews TV)

ATAMBUA, iNews.id - Dikabarkan hilang sejak sabtu (AL) perempuan 40 Tahun  Warga Dusun Oeoan, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur  ditemukan meninggal dunia di sebuah Kali Mati yang berada tidak jauh dari rumah korban, Minggu (9/8/2026).

Kapolsek Tasifeto Timur IPDA Yusran kepada iNews menjelaskan  peristiwa naas tersebut bermula ketika suami korban, Yoseph Atok (49), pergi menggembalakan sapi  pada Sabtu (8/8/2026) pagi.namun  saat kembali korban  yang merupajan istrinya sudah tidak berada di rumah.

Yoseph kemudian berusaha mencari keberadaan istrinya ke rumah keluarga namun hingga larut malam  korban juga belum ditemukan. Pencarian pun dihentikan dan rencanakan akan dilanjutkan pada minggu pagi tadi.


Pencarian kembali  dilakukan pada Minggu pagi. Sekitar pukul 11.00 WITA, korban berhasil ditemukan oleh  adik korban sendiri ditengah kali mati yang tidak jauh dari  belakang rumah korban.

dengan posisi tertungkup di dalam genangan air dengan kondisi tidak menggunakan pakaian.

Kita mendapat laporan pada minggu pagi bahwa ada temuan jenasah usai taktis bersama dengan tim reskrim dan  Unit Identifikasi Polres Belu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


“Kami menerima laporan terkait penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di Kali Mati, Dusun Oeoan, Desa Fatubaa. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Tastim bersama tim dari Polres Belu langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” Ungkap Kapolsek Tastim.

IPDA Yusran menambahkan dari hasil pemeriksaan awal dan visum luar terhadap korban, belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan visum luar oleh dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban,” Katanya.

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD Atambua untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Saat ini, Polsek Tasifeto Timur bersama Satreskrim Polres Belu masih melakukan penyelidikan  dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.

 

Editor : Stefanus Dile Payong

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut