Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M7,4 Guncang Kolombia Korban Tewas Tembus 100 Orang, Presiden Umumkan Keadaan Darurat
Advertisement . Scroll to see content

Pondok Pesantren Ambruk Korban Tewas Bertambah Jadi 60 Orang

Senin, 06 Oktober 2025 | 21:26 WIB
  • author Achmad Al Fiqri, Evan Payong
Pondok Pesantren Ambruk Korban Tewas  Bertambah Jadi 60 Orang
Tim SAR gabungan kembali menemukan 11 jenazah di bawah puing-puing musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025). (Foto: MPI).

JAKARTA, iNews.id – Tim SAR gabungan kembali menemukan 11 jenazah di bawah puing-puing ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025). Penemuan ini, total korban tewas akibat insiden tersebut menjadi 60 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyampaikan bahwa data ini diperoleh dari pendataan hingga pukul 18.15 WIB. 

"Atas penambahan tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini menjadi tiga orang. Jumlah ini adalah data perkiraan sementara berdasarkan daftar absensi yang dikeluarkan oleh pihak pondok pesantren," kata Abdul.

Selain jenazah utuh, tim SAR juga menemukan lima potongan tubuh manusia. "Seluruh temuan itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk identifikasi," katanya.

Selain itu, dia juga menginformasikan bahwa empat korban luka telah diperbolehkan pulang. "Dengan demikian, jumlah korban yang masih dirawat ada sebanyak 99 orang dan satu lainnya tidak memerlukan perawatan," ucapnya.

Menurutnya, pencarian masih terus dilakukan di sektor A1 dan A2, lokasi yang masih dipenuhi tumpukan beton dari bangunan lama. "Hingga siaran pers ini diturunkan, tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian di sektor A1 dan A2, yang mana di lokasi tersebut masih terdapat tumpukan beton yang runtuh menimpa bangunan lama," katanya.
 

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut