Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Mako Polres Tarakan Diduga Diserang Sekelompok Oknum TNI
Advertisement . Scroll to see content

Serang Mapolres Tarakan Puluhan Anggota Satgas Yonif 614/ Telah Diperiksa POM AD

Rabu, 26 Februari 2025 | 09:06 WIB
  • author Fahmi Firdaus, Evan Payong
Serang Mapolres Tarakan Puluhan Anggota Satgas Yonif 614/ Telah Diperiksa  POM AD
Puluhan Anggota Satgas Yonif 614/RJP Penyerang Mapolres Tarakan Telah Diperiksa/( Foto. MPI)

TARAKAN, iNewsBelu.id  - Puluhan oknum Prajurit TNI yang diduga melakukan penyerangan di Mapolres Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin (24/2) malam, telah menjalani pemeriksaan oleh POM AD. Diketahui, dalam peristiwa tersebut, 5 polisi terluka.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto mengatakan, pihaknya akan mengungkapkan hasil dari pemeriksaan tersebut ke awak media setelah hasilnya keluar.

"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap oknum TNI diduga lakukan penyerangan, hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut," ujar Kristiyanto dikutip, Rabu (26/2/2025).

Sementara, Komandan Batalyon Infanteri 614/Raja Pandita (Danyonif 613/Rja) sebagai satuan induk prajurit bersangkutan langsung menggelar apel luar biasa.

Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap terduga, bersama Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan secara profesional.

Dia memastikan, langkah cepat dan terukur diambil sebagai bentuk tanggung jawab komando serta komitmen dalam menjaga disiplin prajurit, jelas dia, terduga yang terlibat dalam penyerangan merupakan beberapa anggota Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP.

"Kejadian itu hanya salah paham antar-individu atau perorangan, bukan masalah antar-instansi," ujarnya.

Seluruh pihak, termasuk jajaran Polres Tarakan telah melakukan koordinasi dan melaksanakan mediasi guna menghindari eskalasi lebih lanjut.

"Di tingkat bawah ada Danrem 092 yang membawahi wilayah Tarakan sudah koordinasi dengan pihak Polres untuk penyelesaian," ungkapnya

Kejadian tersebut kata dia juga tidak mempengaruhi sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara.

“Masyarakat diimbau agar tetap menjaga suasana kondusif,” tutup Kristiyanto.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut